Wisata Batang: Menikmati Kopi Lokal di Tengah Hutan Pinus Kedawung
Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memiliki pilihan wisata alam yang memadukan kesejukan hutan dengan pengalaman menikmati kopi lokal. Salah satunya Kafe Kopi Kedawung di kawasan puncak Desa Tombo, Kecamatan Bandar.
Kafe Kopi Kedawung menawarkan suasana berbeda bagi wisatawan yang ingin bersantai jauh dari keramaian. Pengunjung dapat menikmati minuman dan makanan sembari melihat hamparan hutan pinus yang masih alami.
Lokasi kafe juga berada di Desa Tombo yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta. Kondisi tersebut membuat wisatawan tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata alam, tetapi juga dapat mengenal kopi yang berasal dari perkebunan warga setempat.
Baca Juga “Jelajahi Pesona Kaltara, Ini Rekomendasi Wisata Kalimantan Utara“
Kafe Kopi Kedawung Hadir di Tengah Hutan Pinus
Kafe Kopi Kedawung berdiri sekitar satu setengah tahun sebelum wawancara berlangsung pada pertengahan Juli 2026. Kedai tersebut memanfaatkan hasil perkebunan kopi milik warga Desa Tombo sebagai bahan utama minuman.
Pegawai Kafe Kopi Kedawung, Mujahidin (21), mengatakan kedai tersebut menggunakan kopi lokal dari Desa Tombo. Jenis kopi yang diolah mencakup robusta, arabika, hingga excelsa.
“Kami memakai kopi lokal, kopi asli Tombo,” kata Mujahidin saat ditemui di Kafe Kopi Kedawung pada pertengahan Juli 2026.
Pemilihan lokasi di kawasan hutan pinus menjadi bagian dari konsep yang ditawarkan kedai tersebut. Pengelola ingin menghadirkan pengalaman menikmati kopi dengan suasana alam yang tenang.
Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di kawasan sejuk. Pengunjung dapat menikmati kopi sambil merasakan suasana hutan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Harga Terjangkau dan Tanpa Tiket Masuk
Kafe Kopi Kedawung juga menawarkan pilihan makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau. Wisatawan dapat menikmati sajian di lokasi dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu.
Mujahidin menjelaskan wisatawan tidak perlu membayar tiket masuk untuk menikmati kawasan tersebut. Pengunjung cukup membayar makanan dan minuman yang mereka pesan di kafe.
“Destinasi wisata ini tidak ada tiket masuk. Wisatawan cukup bayar makanan dan minuman yang dipesan. Jadi, wisata alam yang ramah kantong,” ujarnya.
Ketentuan tersebut membuat Kafe Kopi Kedawung dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang mencari tempat bersantai dengan suasana alam tanpa biaya tiket masuk.
Kopi Lokal Menjadi Daya Tarik Wisata
Kehadiran Kafe Kopi Kedawung turut memperkenalkan potensi kopi Desa Tombo kepada pengunjung. Kopi yang digunakan berasal dari perkebunan warga sehingga pengalaman minum kopi juga berkaitan dengan potensi komoditas lokal.
Desa Tombo memiliki perkebunan yang menghasilkan beberapa jenis kopi. Robusta menjadi salah satu komoditas yang dikenal dari wilayah tersebut, sementara kedai juga mengolah arabika dan excelsa.
Konsep kedai di tengah hutan pinus memberikan nilai tambah bagi pengalaman wisata. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati sajian, tetapi juga mendapatkan suasana alam yang menjadi bagian dari daya tarik Kafe Kopi Kedawung.
Mujahidin menyebut konsep tersebut banyak disukai anak muda. “Banyak anak muda yang menyukainya. Kami mencoba menghadirkan kedai kopi di tengah hutan dengan suasana yang masih alami,” ujarnya, dikutip dari Batangkab pada Selasa (11/8).
Pilihan Wisata Batang untuk Bersantai
Kafe Kopi Kedawung dapat menjadi salah satu rekomendasi wisata di Kabupaten Batang bagi wisatawan yang menyukai perpaduan alam dan kuliner. Lokasinya di kawasan puncak Desa Tombo menawarkan suasana sejuk dengan latar hutan pinus.
Keberadaan kopi lokal juga memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Wisatawan dapat mencicipi kopi yang berasal dari perkebunan warga Desa Tombo sekaligus menikmati suasana kawasan perbukitan.
Dengan harga makanan dan minuman sekitar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu serta tanpa tiket masuk, destinasi ini menawarkan pilihan wisata yang relatif ramah di kantong.
Ke depan, konsep wisata berbasis kopi dan alam seperti Kafe Kopi Kedawung dapat memperkuat daya tarik Desa Tombo. Potensi perkebunan kopi, lanskap hutan pinus, dan aktivitas kuliner dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata di Kabupaten Batang.
Baca Juga “Rekomendasi Wisata Kebumen, Melihat Panorama Awan di Bukit Pentulu Indah“