Visit Malaysia 2026 Promosikan Destinasi Hidden Gem Lewat 20 Commuter Line Jabodetabek
Tourism Malaysia memperkuat kampanye Visit Malaysia 2026 di Indonesia melalui kerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter). Program promosi pariwisata ini menghadirkan materi visual destinasi Malaysia pada 20 rangkaian Commuter Line yang beroperasi di kawasan Jabodetabek selama enam bulan.
Kampanye tersebut bertujuan memperkenalkan lebih banyak pilihan destinasi wisata Malaysia kepada masyarakat Indonesia. Tidak hanya menampilkan kota populer seperti Kuala Lumpur, promosi ini juga mengangkat berbagai kota yang memiliki potensi wisata, budaya, dan kuliner yang belum banyak dikenal wisatawan.
Melalui pendekatan transportasi publik, Tourism Malaysia berharap pesan Visit Malaysia 2026 dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Commuter Line dipilih karena menjadi salah satu moda transportasi dengan mobilitas tinggi yang digunakan masyarakat setiap hari.
Tourism Malaysia Gandeng KAI Commuter Perluas Promosi Wisata
Dalam kampanye ini, Tourism Malaysia berkolaborasi dengan KAI Commuter serta AMG untuk menghadirkan pengalaman promosi yang lebih menarik. Materi kampanye akan terlihat pada bagian eksterior dan interior 20 rangkaian Commuter Line yang melayani wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Baca Juga “Mengintip Wisata Tersembunyi di Kubu Raya, Dari Puncak Perbukitan hingga Senja di Sungai Kakap“
Promosi tersebut berlangsung mulai Juli 2026 selama enam bulan. Penempatan iklan pada kereta komuter diharapkan mampu menjadi media informasi yang efektif karena menjangkau penumpang dengan latar belakang yang beragam.
Selain menampilkan visual destinasi, kampanye juga menyediakan kode QR yang dapat dipindai oleh masyarakat. Melalui kode tersebut, calon wisatawan dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program Visit Malaysia 2026, rekomendasi perjalanan, serta berbagai penawaran wisata.
CEO AMG, Davy Makimian, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi QR Code memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tertarik mengetahui lebih jauh mengenai destinasi yang dipromosikan.
Menurutnya, masyarakat cukup memindai kode yang tersedia pada materi iklan Commuter Line untuk mengakses informasi digital terkait perjalanan dan berbagai program pariwisata Malaysia.
Visit Malaysia 2026 Angkat Kota Wisata Selain Kuala Lumpur
Selama ini, Malaysia sering dikenal wisatawan Indonesia melalui Kuala Lumpur sebagai tujuan utama. Namun, melalui kampanye Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia ingin mengubah pandangan tersebut dengan memperkenalkan berbagai daerah lain yang memiliki daya tarik berbeda.
Beberapa destinasi yang mendapat perhatian dalam kampanye ini termasuk Kota Bharu, Kota Kinabalu, Kuching, dan Johor. Daerah-daerah tersebut menawarkan pengalaman wisata yang mencakup budaya lokal, keindahan alam, kuliner khas, hingga aktivitas yang dapat dilakukan wisatawan.
Deputy Director of Tourism Malaysia di Jakarta, Siti Hajar, mengatakan bahwa kampanye ini bertujuan mendorong wisatawan Indonesia untuk mengeksplorasi Malaysia secara lebih luas.
Menurutnya, konektivitas penerbangan yang semakin berkembang membuka peluang bagi wisatawan Indonesia untuk mengunjungi berbagai kota di Malaysia secara langsung tanpa harus selalu melalui Kuala Lumpur.
Kota Bharu, misalnya, mulai mendapatkan perhatian karena menawarkan kekayaan budaya Melayu, tradisi lokal, serta pengalaman wisata yang berbeda dibandingkan kota besar. Sementara Kota Kinabalu dan Kuching dikenal melalui keindahan alam serta keberagaman budaya di kawasan Malaysia Timur.
Indonesia Menjadi Pasar Penting Pariwisata Malaysia
Malaysia menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar utama dalam sektor pariwisata. Kedekatan geografis, hubungan budaya, serta akses perjalanan yang semakin mudah membuat wisatawan Indonesia menjadi kelompok pengunjung potensial bagi Malaysia.
Charge d’Affaires Kedutaan Besar Malaysia di Republik Indonesia, Farzamie Sarkawi, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam perkembangan industri pelancongan Malaysia.
Ia berharap kampanye Visit Malaysia 2026 dapat membantu masyarakat Indonesia mengenal lebih dekat berbagai keunggulan Malaysia, mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, hingga pengalaman perjalanan yang beragam.
Menurut Farzamie, kerja sama promosi tersebut tidak hanya mendukung target pariwisata Malaysia, tetapi juga memperkuat hubungan masyarakat antara kedua negara.
Hubungan erat Indonesia dan Malaysia selama ini menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya aktivitas perjalanan antarnegara. Selain faktor wisata, hubungan bisnis, pendidikan, dan budaya turut mendorong tingginya mobilitas masyarakat kedua negara.
Malaysia Targetkan 47 Juta Wisatawan Global pada 2026
Melalui Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia menargetkan 47 juta kunjungan wisatawan internasional. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah Malaysia terus memperluas promosi ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kampanye melalui Commuter Line menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pilihan destinasi wisata Malaysia. Dengan menampilkan kota-kota alternatif, wisatawan diharapkan tidak hanya berfokus pada destinasi yang sudah populer.
Selain promosi melalui transportasi publik, Tourism Malaysia juga menyiapkan kerja sama dengan maskapai penerbangan dan agen perjalanan. Program tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang ingin merencanakan perjalanan ke Malaysia.
Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai promosi perjalanan dengan memindai QR Code yang tersedia pada materi kampanye Commuter Line. Informasi tersebut mencakup berbagai program wisata hingga Agustus 2026.
Kampanye Digital Dorong Wisata Malaysia Lebih Terjangkau
Penggunaan media digital dalam kampanye Visit Malaysia 2026 menunjukkan perubahan pola promosi pariwisata yang semakin mengandalkan akses informasi cepat. QR Code menjadi penghubung antara promosi offline di transportasi publik dan informasi digital yang dapat diakses calon wisatawan.
Pendekatan tersebut memungkinkan wisatawan memperoleh informasi secara langsung mengenai destinasi, aktivitas wisata, serta pilihan perjalanan yang tersedia.
Dengan kombinasi promosi melalui transportasi publik, platform digital, maskapai, dan agen perjalanan, Malaysia berharap semakin banyak wisatawan Indonesia menemukan pengalaman baru di luar destinasi utama.
Melalui kampanye Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia ingin memperkenalkan sisi lain Negeri Jiran yang lebih beragam. Tidak hanya menawarkan pusat kota modern, Malaysia juga memiliki berbagai kota dengan kekayaan budaya, alam, dan kuliner yang dapat menjadi pilihan baru bagi wisatawan Indonesia.
Baca Juga “Hidden Kediri Talks Angkat Potensi Wisata Tersembunyi Kabupaten Kediri Melalui Digital Storytelling“