11 Wisata Solo untuk Liburan Seru dan Berkesan

Wisata Solo

11 Objek Wisata di Solo untuk Liburan Seru

Solo, Jawa Tengah, menawarkan beragam objek wisata yang cocok untuk agenda liburan bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan. Kota ini memadukan wisata sejarah, budaya, religi, rekreasi, hingga ruang terbuka hijau.

Karakter Solo sebagai kota budaya membuat perjalanan tidak hanya berisi aktivitas rekreasi. Wisatawan juga dapat mengenal sejarah keraton, menikmati koleksi museum, berburu batik, mencicipi kuliner, dan menyaksikan berbagai aktivitas budaya.

Baca Juga “5 Rekomendasi Wisata Edukasi di Ciamis untuk Libur Sekolah

Sejumlah destinasi juga berada di kawasan yang relatif mudah dijangkau dari pusat kota. Kondisi tersebut membuat wisatawan dapat menyusun beberapa tujuan dalam satu perjalanan.

Berikut 11 objek wisata di Solo dan kawasan sekitarnya yang dapat menjadi pilihan untuk mengisi agenda liburan.

1. Museum Keris Nusantara

Museum Keris Nusantara menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal keris sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Museum ini berada di Jalan Bhayangkara Nomor 2, Sriwedari, Laweyan, Surakarta.

Menurut UPT Museum Surakarta, museum tersebut memiliki sekitar 409 koleksi keris dengan jenis, ukuran, dan usia yang beragam. Koleksinya juga mencakup 38 tombak serta sejumlah benda pusaka bersejarah lainnya.

Pengunjung dapat memanfaatkan museum sebagai tempat belajar mengenai keris, sejarah, dan kebudayaan. Museum Keris Nusantara juga telah menyediakan sistem reservasi tiket untuk memudahkan kunjungan.

Harga tiket umum tercatat Rp10.000, sedangkan tarif pelajar mencapai Rp7.500. Harga tersebut dapat berubah sehingga wisatawan sebaiknya mengecek informasi resmi sebelum berkunjung.

2. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta Hadiningrat menjadi salah satu destinasi penting untuk mengenal sejarah dan budaya Solo. Kompleks keraton berada di kawasan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon.

Wisatawan dapat melihat lingkungan keraton sekaligus mengenal peninggalan budaya Kasunanan Surakarta. Destinasi ini cocok bagi pengunjung yang ingin memasukkan wisata sejarah dalam agenda perjalanan.

Kunjungan ke keraton juga dapat dilengkapi dengan perjalanan menuju kawasan budaya lain di pusat Solo. Dengan begitu, wisatawan dapat membuat rute wisata yang menggabungkan sejarah, budaya, dan kuliner.

3. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg menawarkan pengalaman wisata sejarah di tengah kawasan perkotaan Solo. Bangunan peninggalan masa kolonial ini berada di kawasan Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon.

Area benteng dapat menjadi pilihan untuk menikmati suasana kota sambil mengenal salah satu peninggalan sejarah Solo. Arsitektur bangunan juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang menyukai fotografi.

Lokasinya yang berada tidak jauh dari sejumlah destinasi populer membuat Benteng Vastenburg mudah dimasukkan dalam rute wisata kota. Wisatawan tetap perlu mengecek akses dan kondisi area sebelum datang.

4. Masjid Raya Sheikh Zayed

Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi salah satu ikon wisata religi di Solo. Bangunan ini berada di Jalan Ahmad Yani, Gilingan, Kecamatan Banjarsari.

Masjid tersebut menghadirkan arsitektur yang terinspirasi dari Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi. Kehadirannya memperkaya pilihan wisata religi sekaligus menjadi salah satu ruang publik yang menarik perhatian wisatawan.

Pemerintah Kota Surakarta juga menyebut Masjid Raya Sheikh Zayed sebagai salah satu ikon wisata religi di kota tersebut.

Wisatawan sebaiknya tetap memperhatikan ketentuan kunjungan dan menjaga suasana tempat ibadah selama berada di kompleks masjid.

5. The Lawu Park

The Lawu Park berada di kawasan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Destinasi ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan setelah menjelajahi kawasan perkotaan Solo.

Kawasan tersebut menawarkan udara sejuk dan lingkungan hijau di lereng Gunung Lawu. Pengunjung dapat menikmati aktivitas luar ruang sambil bersantai bersama keluarga atau teman.

Karena berada di luar wilayah administratif Kota Surakarta, wisatawan perlu memperhitungkan waktu perjalanan. Destinasi ini lebih cocok dimasukkan dalam rute Solo Raya daripada itinerary khusus di pusat kota Solo.

6. Pasar Klewer

Pasar Klewer menjadi tujuan yang tepat bagi wisatawan yang ingin berburu batik dan produk tekstil. Lokasinya berada di kawasan Pasar Kliwon, tidak jauh dari Keraton Surakarta.

Beragam kain dan pakaian batik tersedia dengan pilihan motif serta kisaran harga yang beragam. Pengunjung juga dapat menemukan aksesori, cendera mata, dan sejumlah produk kebutuhan sehari-hari.

Pasar Klewer dapat menjadi bagian dari wisata budaya karena aktivitas perdagangan batik telah menjadi salah satu identitas Solo. Wisatawan dapat mengombinasikan kunjungan ke pasar dengan Keraton Surakarta dan kawasan kuliner di sekitarnya.

7. Pracimasana Mangkunegaran

Pracimasana berada di kawasan Pura Mangkunegaran dan menawarkan pengalaman yang memadukan kuliner dengan suasana budaya Jawa. Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang mencari pengalaman bersantap dalam lingkungan bersejarah.

Pura Mangkunegaran sendiri merupakan salah satu pusat seni dan budaya Jawa di Solo. Situs resmi Mangkunegaran menyebut kawasan tersebut menjadi tempat pengembangan seni, tari klasik, gamelan, upacara adat, serta berbagai kegiatan budaya.

Pracima Mangkunegaran juga menjadi lokasi berbagai kegiatan budaya. Salah satunya Mangkunegaran Soiree yang pernah menghadirkan pertunjukan seni dan musik di Pracimasana.

Wisatawan yang ingin bersantap di kawasan tersebut sebaiknya memeriksa ketentuan reservasi sebelum datang.

8. Solo Safari

Solo Safari menjadi pilihan wisata keluarga yang menawarkan pengalaman mengenal satwa. Destinasi ini berada di Jalan Ir. Sutami, Kecamatan Jebres, Surakarta.

Pengunjung dapat melihat berbagai satwa sekaligus mengikuti aktivitas edukasi yang tersedia. Destinasi ini cocok untuk keluarga yang ingin menggabungkan rekreasi dengan pengenalan terhadap dunia satwa.

Solo Safari juga termasuk destinasi yang mendapat perhatian dalam pengamanan pariwisata Kota Surakarta. Pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2026, kepolisian memasukkan Solo Safari dalam sejumlah lokasi wisata yang menjadi fokus pengamanan.

Wisatawan sebaiknya mengecek harga tiket dan jadwal kegiatan terbaru sebelum berangkat.

9. Taman Balekambang

Taman Balekambang menjadi ruang terbuka hijau sekaligus destinasi rekreasi di Kota Solo. Kawasan ini menawarkan suasana hijau yang dapat dimanfaatkan untuk bersantai bersama keluarga.

Taman tersebut telah mengalami revitalisasi untuk meningkatkan fungsi ruang publik dan budaya. Pemerintah Kota Surakarta menyebut Balekambang kini berkembang sebagai ruang edukasi, pertunjukan, pameran, dan aktivitas masyarakat.

Kawasan ini juga memiliki fasilitas untuk kegiatan budaya dan pertunjukan. Pengembangannya memperkuat peran Balekambang sebagai salah satu ruang publik penting di Solo.

Wisatawan dapat memasukkan Taman Balekambang dalam itinerary ketika ingin beristirahat dari aktivitas wisata sejarah dan budaya.

10. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik Danar Hadi dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal perkembangan batik Indonesia. Museum ini berada di Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan, Surakarta.

Koleksi batik menjadi daya tarik utama destinasi tersebut. Pengunjung dapat mengenal beragam motif dan perkembangan batik dari berbagai latar budaya.

Kawasan Laweyan juga dikenal sebagai salah satu sentra batik di Solo. Karena itu, kunjungan ke museum dapat dikombinasikan dengan eksplorasi kawasan batik dan aktivitas ekonomi kreatif di sekitarnya.

Wisatawan sebaiknya mengecek jadwal kunjungan dan program edukasi terbaru sebelum datang.

Baca Juga “Pesona Papua Pegunungan: Rekomendasi Wisata Alam dan Budaya di Wamena

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *